Tuesday, April 15, 2014

Perancangan Basis Data IV



Optimasi query

           Optimasi query merupakan suatu proses untuk menganalisis dan menentukan sumber apa saja yang digunakan oleh query tsb dan apakah penggunaan dari sumber tsb dapat dikurangi tanpa merubah output. Tujuan dari optimasi query ini adalah untuk menentukan jalan akses yang temudah untuk meminimalisir waktu.

Rencana dari optimasi query dapat dilakukan dengan mengoptimalkan Ekspresi Aljabar Relasional seperti :
Selection (σ)
Projection (Π)
Cartesian Product / Cross Product (X)
Union ()
Set-Difference (-)



SELECT nmpel
FROM pelanggan,daya_terpasang
WHERE pelanggan.idpel = daya_terpasang.idpel
AND daya > 1300
Aljabar Relasional
Π nmpel(σdaya >1300 Λ pelanggan.idpel=daya_terpasang.idpel(pelanggan X daya_terpasang))


Query Decomposition
Pada Lapis Pertama ini input adalah query dirubah menjadi Aljabar query. Query Decomposition dibagi menjadi 4 bagian:
·         Normalisasi,
·         analisasemantik,
·         memperbaiki Query,
·         menata ulangstruktur dari queri(restruktured)
a.      Normalisasi
Manipulasi Queri
b.      Analisa
Mendeteksi queri yang salah
c.       Sederhanakan
Mengeleminasi predicate yang berulang
d.      Tata Ulang
Gunakan aturan transformasi

Normalisasi
Aturan untuk operasi logika
  1. p1 ^p2 <=> p2 ^ p1
  2. p1 V p2 <=> p2 V p1
  3. p1 ^ ( p2 ^p3)     (p1 ^  p2) ^p3
  4. p1 V (p2 Vp3)    ( p1 V p2) Vp3
  5.  p1 ^ (p2 Vp3)    (p1 ^ p2) V (p1 ^ p3)
  6.  p1 V (p2 ^ p3)    (p1 V p2) ^ (p1 V p3)
  7. ⌐ ( p1 ^ p2)      ⌐p1 V ⌐p2
  8. Left-Right Arrow:   ⌐ ( p1 V p2)    ⌐p1 ^ ⌐p2
  9.  ⌐ (⌐p)    p



CONTOH 1
Mencari nama pelanggan dengan ap ‘lenteng agung ‘ dengan daya 1300 atau 900 watt

SQL :
Select nmpel
From pelanggan p , daya_terpasang d
Where p.idpel = d.idpel And ap = “lenteng agung”
And (daya = 1300 Or daya = 900)

NORMALISASI :
p.idpel = d.idpel ap=“lenteng agung” (daya = 1300 V Daya =900)
atau

(p.idpel = d.idpel ap=“lenteng agung” Daya = 1300)
V
(p.idpel = d.idpel ap=“lenteng agung” Daya = 900)
 




ANALISA :
Menemukan queri yang salah Tipe yang tidak benar:
1.       Jika ada atribut atau nama relasi tidak didefenisi dalam skema global
2.       Ada operasi yang diaplikasikan ke atribut dengan tipe yang salah



CONTOH 2
Select alamat
From pelanggan Where ap > 1900

Queri tidak benar :
Atribut alamat tidak dideklarasikan dalam struktur tabel

Operator > 1900 tidak compatible dengan type text dari ap

KESALAHAN SEMANTIK
1.       Ada komponen yang tidak memberikan konstribusi dalam hasil akhir
2.       Hanya sebagian dari relational queris yang dapat di tes untuk koreksi
3.       Untuk mendektesi : query graph dan Join Graph


CONTOH 3
Cari nama pelanggan dan daya dengan tarif kurang dari 1100
SELECT nmpel, daya
FROM pelanggan p, daya_terpasang d, harga h
WHERE p.idpel = d.idpel
AND d.gol = h.gol AND tarif <1100

Query GRAPH :




Tuesday, April 1, 2014

Emulator PS 4 dan Xbox One untuk PC Dirilis!



setelah sekian lama kita menunggu
akhirnya emulator PS 4 dan Xbox One dirilis untuk PC
jadi sekarang kita bisa memainkan game-game PS4 dan Xbox One di PC kita
link download ada di bawah

APRIL MOP!


Monday, March 24, 2014

Pengolahan Basis Data III (Tugas)

Dibawah ini adalah screenshot dr hasil tugas






















Pengolahan Basis Data II (Class Diagram)


Pengertian Class Diagram Class diagram digunakan untuk menampilkan kelas-kelas dan paket-paket di dalam system. Class diagram memberikan gambaran system secara statis dan relasi antar mereka. Biasanya, dibua beberapa class diagram untuk system tunggal. Beberapa diagram akan menampilkan subset dari kelas-kelas dan relasinya. Dapat dibuat beberapa diagram sesuai dengan yang diinginkan untuk mendapatkan gambaran lengkap terhadap system yang dibangun.
Class diagram adalah alat perancangan terbaik untuk tim pengembang. Diagram tersebut membantu pengembang mendapatkan struktur system sebelum kode ditulis, dan membantu untuk memastikan bahwa system adalah desain terbaik.
-          Kelas Kelas adalah sesuatu yang membungkus informasi dan perilaku. Secara tradisional, system dibangun dengan ide dasar bahwa akan menyimpan informasi pada sisi baris data dan data perilaku pengolahnya pada sisi aplikasi. Salah satu perbedaan terstruktur dengan pendekatan berorientasi obyek adalah
pada berorientasi obyek menggabungkan informasi dan perilaku pengolah informasi dan menyembunyikan semua kedalam sesuatu yang disebut kelas. Dalam UML, kelas ditunjukkan menggunakan notasi sebagai berikut.

Bagian paling atas pada notasi Class digunakan sebagai nama kelas, dan secara opsional juga digunakan stereotype-nya. Bagian tengah digunakan untuk menyimpan atribut, dan bagian paling bawah digunakan menyimpan operasi.
-          Menentukan kelas
Cara yang baik untuk menemukan kelas-kelas adalah mulai dari memperhatikan aliran kejadian (flow of event) dari suatu use case. Perhatikan kata benda didalam aliran kejadian, mungkin merupakan salah satu dari empat hal berikut.
1.      Actor
2.      Kelas
3.      Atribut dari kelas
4.      Ekspresi, bukan actor, bukan kelas, dan bukan atribut.
Dengan melakukan seleksi kata benda dalam aliran kejadian, dapat ditemukan kelas-kelas dalam system. Alternative lainnya, dapat di uji obyek-obyek dalam sequence diagram dan collaboration diagram.
Ada dua cara yang biasa dilakukan berkaitan dengan urutan pendefinisian antar kelas-kelas dalam class diagram dan sequence diagram atau collaboration diagram. Yang pertama, dengan membuat sequence diagram atau collaboration diagram lebih dulu. Kemudian melanjutkannya dengan membuat class diagram. Sebaliknya, yang kedua, yaitu dengan menemukan kelas-kelas dan membuat class diagram terlebih dahulu, kemudian menggunakan kelas-kelas terebut sebagai “Kamus” obyek-obyek dan relasinya untuk membuat sequence diagram atau collaboration diagram.

 Stereotype pada kelas
Stereotype adalah sebuah mekanisme yang digunakan untuk mengkategorikan kelas-kelas. Misalnya, dapat dibuat stereotype form lebih dulu, kemudian menentukan kelas-kelas dilangkah selanjutnya. Fitur ini membantu untuk lebih memahami tanggung jawab terhadap masing-masing kelas dalam model. Kelas-kelas dengan stereotype ‘form’ bertanggung jawab menampilkan dan menerima informasi dari pemakai.
Stereotype juga membantu dalam proses pembangkitan kode. Ketika proses pembangkitan kode, stereotype kelas menentukan tipe kelas yang akan diabawa kebahasa pemrograman.
Beberapa Stereotype dapat digunakan sejak pada tahap proses analisis, pada saat belum ditentukan bahasa pemrograman teretentu untuk membangkitkan kode. Stereotype juga dapat tergantung pada bahasa pemrograman yang dipilih dan digunakan pada tahap proses desain.
Ketika analisis, kelas-kelas dapat dikategorikan menurut fungsi yang mereka lakukan. Ada 3 tipe Stereotype kelas dalam UML yang digunakan pada analisis, yaitu : pembatas (boundry), entitas(entity) dan control.
a.       Kelas-kelas pembatas
Kelas-kelas pembatas adalah kelas-kelas yang terletak antara system dengan dunia sekililingnya. Semua form, laporan-laporan, antarmuka(interface) keperangkat lunak seperti Printer atau scanner, dan antar muka (interface) ke system lainnya adalah termasuk dalam kategori ini. UML mempresentasikan 
kelas pembatas sebagai berikut.


Untuk menemukan dan mengidentifikasi kelas-kelas pembatas dapat dilakukan dengan menguji diagram use case. Minimal harus ada satu kelas pembatas untuk setiapa interaksi antara actor - use case. Kelas pembatas adalah apa saja yang memungkinkan actor berinteraksi dengan system.
Tidak perlu membuat kelas pembatas untuk setiap pasangan actor- use case. Sebagai contoh, bila mempunyai dua actor yang sama-sama menginisialisasi use case yang sama untuk berkomunikasi dengan system.
b.      Kelas-kelas entitas
Kelas-kelas entitas menangani informasi yang disimpan dalam penyimpanan tetap. Kelas entitas biasanya ditemukan dalam aliran kejadian (flow of event) pada diagram interaksi. Mereka adalah kelas-kelas yang sebagian besar bermakna terhadap pemakai dan secara tipikal diberikan nama menggunakan teknologi domain bisnisnya.

       Perhatikan kata benda dalam aliran kejadian. Beberapa kata benda akan menjadi kelas entitas dalam system. Cara lainnya adalah dengan memperhatikan struktur basis data. Jika rancangan basis data telah dibuat, perhatikan nama-nama table. Tabel-tabel menangani beberapa record informasi secara permanen, sementara kelas entitas, menangani informasi didalam memori computer saat computer sedang dihidupkan. Dalam UML, notasi kelas entitas digambarkan sebagai berikut.


Dari rancangan basis data, dapat di telusuri balik beberapa field pada basis data kebutuhan system. Kebutuhan system menentukan aliran kejadian(flow of event), dan aliran kejadian menentukan obyek-obyek, kelas-kelas, dan attribut-attribut dalam kelas. Masing-masing attribut dalam kelas entitas mungkin akan menjadi field dalam basis data.
c.       Kelas-kelas Kontrol
Kelas kontrol bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan terhadap kelas lainnya. Kelas ini bersifat opsional, tetapi jika kelas Kontrol ini digunakan, maka secara tropical satu kelas control untuk satu use case tersebut. Ada kelas-kelas control yang digunakan bersama oleh beberapa use case. Dalam UML, notasi kelas entitas digambarkan sebagai berikut.


Penamaan kelas
Masing-masing kelas harus mempunyai nama yang unik. Sebagian besar organisasi mempunyai konvensi penamaan sendiri untuk menamakan kelas-kelas yang dibuatnya. Umumnya kelas-kelas dinamakan menggunakan kata benda tunggal.
Nama kelas tidak menggunkan spasi. Ini dilakukan karena alasan praktis, dimana beberapa bahasa pemrograman tidak membolehkan adanya spasi. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah bahwa nama kelas hendaknya pendek, cukup untuk menjelaskan apa yang akan kelas lakukan.
Jadi penamaan kelas sangat tergantung pada organisasi kita. Jika kita mempunyai kelas yang digunakan dalam organisasi yang bersangkutan, tetapi yang jelas bahwa hal tersebut harus konsisten digunakan untuk keseluruhan kelas-kelas yang dibuatnya.

  Visibilitas kelas
Pilihan visibilitas menentukan dapat tidaknya sebuah kelas dilihat dari luar paket. Ada 3 pilihan visibilitas untuk sebuah kelas yaitu :
1.      Public
2.      Menyatakan bahwa sebuah kelas dapat dilihat dari kelas-kelas lainnya dalam system.
3.      Protected atau private
4.      Menyatakan bahwa sebuah kelas dapat dilihat dari kelas-kelas majemuk(nested), friends, atau dari kelas itu sendiri.
5.      Package atau implementation.
6.      Menyatakan bahwa sebuah kelas dapat dilihat hanya oleh kelas yang lain dalam paket yang sama.

 Multiplicity kelas
Multiplicity memberikan gambaran ebuah instant yang akan ditampung dalam kelas. Misalnya, dalam kelas pegawai, kita mungkin mempunyai beberapa instant, satu untuk Ani, satu untuk Ina, satu untuk Nana dan seterusnya. Sehingga Multiplicity untuk kelas pegawai diset n. Pada kelas control, Multiplicity diset 1, karena pada saat aplikasi berjalan hanya satu kelas.
Beberapa jenis Multiplicity kelas.


Sunday, March 16, 2014

Perancangan Basis Data I (ERD)

Perancangan basis data merupakan proses menciptakan perancangan untuk basis data yang akan mendukung operasi dan tujuan perusahaan (Connolly,2002,p279).
Proses dalam perancangan dibagi
menjadi tiga tahap :
1. Conseptual Database Design
2. Logical Database Design
3. Physical Database Design

Conseptual Database Design Conceptual database design adalah proses membangun suatu model berdasarkan informasi yang digunakan oleh perusahaan atau organisasi, tanpa pertimbangan perencanaan fisik.

ERD
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. Class Diagram Merupakan diagram yang menunjukan adanya klas-klas dan hubungan dengan sudut pandang logika dari sebuah sistem.

Bagian-Bagian ERD
 
- Entity
Berupa objek, tempat, orang, konsep, atau
aktivitas. Pada teknik penggambaran di
lambangkan dengan kotak.






 - Attribut
menjelaskan sifat-sifat dari sebuah Entity.
Contoh : id_siswa, Nama, Alamat










- Relationships
Merupakan penghubung di antara entity.
Digambarkan dengan simbol belah ketupat. Contoh, hubungan diantara siswa dan guru sbb:




- Tipe Relationship
1. One to One (1:1)
2. One to Many (1:m) atau Many to One (m:1)
3. Many to Many (m:m)

 Source : fileppt dr ppt dosen PBD


Thursday, September 12, 2013

Cara Menangkal Brute Force pada VPS Centos

Gw share pengalaman nih
gw kan pernah sewa VPS
nah salahnya waktu itu gw lupa ganti password
passwordnya masih 123456
sialnya VPS gw itu kena Suspend
gimana gk kena suspend
liat aja itu graph di gambar
setelah gw baca-baca , ada software namanya Denyhosts
itu kegunaannya untuk memblok IP orang yang mencoba mengakses server kita

Cara installnya :

1. Update dulu repositorynya
Centos 5
wget http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/5/x86_64/epel-release-5-4.noarch.rpm
wget http://rpms.famillecollet.com/enterprise/remi-release-5.rpm
sudo rpm -Uvh remi-release-5*.rpm epel-release-5*.rpm

Centos 6
wget http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/6/x86_64/epel-release-6-8.noarch.rpm
wget http://rpms.famillecollet.com/enterprise/remi-release-6.rpm
sudo rpm -Uvh remi-release-6*.rpm epel-release-6*.rpm

2. Update Yum repositorynya
Yum -y update

3. Install Denyhosts
yum -y install denyhosts


4. Edit Config filenya
nano /etc/denyhosts.conf

Yang pelu kalian perhatikan tambahkan line ini


SECURE_LOG = /var/log/auth.log ←Ini sesuai OS yg kita pakai gk perlu diedit ini

BLOCK_SERVICE : sshd ← Service yg ingin di pantau denyhosts, pilihan lain ALL kalau mau semua

DENY_THRESHOLD_INVALID 3 ← maksudnya 3 kali gagal langsung di blok

ADMIN_EMAIL = user@alamat.email ← agar denyhost mengirimkan laporan melalui email

5. Kalau udah semua sekarang  restart service nya
Service denyhosts restart

kalau mau liat siapa saja yang mencoba membobol server kamu
coba buka pakai nano difile ini /etc/hosts.deny

Sudah selesai

Sunday, September 8, 2013

Cara bikin user di Webmin

Ya sekarang saya mau ajarin 
gimana caranya bikin user di webmin

Langsung liat di video aja


Kalau tidak mengerti silahkan comment aja di bawah